Indonesia U-17 vs Brasil U-17: Kalah Telak 0-4 – Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Brasil dengan skor telak 0-4 dalam laga perdana mereka di Piala Dunia U-17 2025. Simai ulasan pertandingan ini.
Babak Pertama

Laga baru jalan tiga menit, Brasil U-17 sudah langsung buka keunggulan. Ialah Luis Luis Eduardo yang catatkan namanya di papan skor.
Gol tercipta lewat skema tendangan bebas di luar kotak penalti. Bola kemudian berhasil disundul nomor Dell dan disambut juga oleh Luis Luis Eduardo dengan sundulannya. Bola langsung bersarang ke gawang Timnas Indonesia U-17. Brasil unggul 1-0.
Pada menit ke-17, Brasil U-17 kembali memberi ancaman berbahaya ke gawang Garuda Asia. Tendangan keras dilancarkan Tiago dari luar kotak penalti. Beruntung, Dafa Al Gasemi berhasil menepis bola tersebut. Dia melakukan penyelamatan ciamik.
Timnas Indonesia U-17 bukan tanpa perlawanan. Mereka beberapa kali mengancam gawang Brasil U-17. Namun, usaha demi usaha gagal berbuah manis karena kukuhnya pertahanan Brasil U-17.
Penyalamat ciamik terus dilakukan Dafa Al Gasemi di tengah gempuran serangan Brasil U-17. Salah satunya terjadi pada menit ke-30. Luis Eduardo berhasil menyambut bola sepak pojok dengan sundulannya. Tetapi kali ini, bola jatuh tepat ke pelukan Dafa.
Kemelut terjadi di gawang Timnas Indonesia U-17 pada menit ke-33. Sayangnya, kesalahan dilakukan Putu Panji. Dia malah mencetak gol bunuh diri kala menghalau tendangan keras Kayke. Brasil U-17 pun kian unggul 2-0.
Brasil U-17 makin menggila setelah itu. Hanya selang tujuh menit kemudian, Brasil U-17 berhasil jebol gawang Timnas Indonesia U-17 lagi. kali ini, Felipe Morais yang cetak gol cantik lewat tendangan kerasnya. Skor 3-0 untuk keunggulan Brasil U-17 pun bertahan hingga akhir babak pertama.
Babak Kedua

Brasil U-17 tak mengendurkan serangannya, meski sudah unggul jauh. Tetapi, Timnas Indonesia U-17 juga tak menyerah.
Pada menit ke-51, Garuda Asia dapat peluang emas untuk cetak gol karena wasit memberi hadiah tendangan bebas dekat kotak penalti usai Dimas Adi di langgar keras pemain Brasil U-17. Tetapi, tendangan Evandra Florasta masih melambung jauh dari gawang.
Nova Arianto kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain. Dia memasukkan Zahaby Gholy dan juga Mierza Firjatullah pada menit ke-60 untuk gantikan Dimas Adi dan Rafi Rasyiq.
Kehadiran Gholy dan Mierza membuat lini serang Timnas Indonesia U-17 makin hidup. Beberapa kali, ancaman berbahaya di lancarkan Gholy, meski belum bisa berbuah gol karena pergerakannya buru-buru di hentikan pemain lawan.
Setelah beberapa kali gagal, Brasil U-17 akhirnya bisa pecah kebuntuan pada menit ke-75. Ruan Pablo berhasil memanfaatkan umpan ciamik dari Ryan. Garuda Asia makin tertinggal 0-4.
Jelang akhir laga, Timnas Indonesia U-17 beberapa kali nyaris jebol gawang Brasil U-17. Sayangnya, tendangan Fadly Alberto hingga Zahaby Gholy masih melenceng dari gawang. Skor 0-4 pun bertahan hingga akhir laga.
